web analytics

How Thick Is A Credit Card In Inches Explained

macbook

April 15, 2026

How Thick Is A Credit Card In Inches Explained

how thick is a credit card in inches, and it’s a surprisingly precise measurement that impacts everything from how it fits in your wallet to how machines read it. We’re diving deep into the world of these everyday plastic rectangles to uncover their exact dimensions, the materials that give them their form, and why that thickness matters more than you might think.

From the exact millimeters to its inch equivalent, we’ll explore the standard thickness of a credit card, the reasons behind any slight variations, and how you can even measure it yourself. Get ready to see these common items in a whole new light as we break down the engineering and functionality packed into their slim profile.

Standard Credit Card Thickness

Nah, kalau nak tau pasal ketebalan kad kredit ni, memang benda penting ni, macam nak masuk dalam dompet pun senang je kan! Kadang kita tak perasan, tapi sebenarnya ada ukuran standard yang diorang ikut tau. Ni bukan saja-saja buat, tapi ada sebab musababnya supaya kad tu tahan lasak dan senang nak diguna pakai. Jom kita selami lebih dalam pasal ketebalan kad kredit ni!Kad kredit ni, walaupun nampak nipis je, tapi sebenarnya dia ada ketebalan yang dah ditetapkan.

Ini penting supaya mesin pembaca kad kat kedai tu boleh baca dengan lancar, takdelah tersangkut ke apa kan. Bayangkan kalau setiap syarikat buat kad ikut suka hati, mesti nanti banyak masalah nak pakai kat mana-mana. Jadi, semua ni ada piawaiannya sendiri, biar senang semua orang nak guna.

Standard Thickness in Inches and Millimeters

Ukuran standard untuk ketebalan kad kredit ni, kalau dalam inci, biasanya adalah sekitar 0.03 inci. Tapi kalau nak ukur pakai pembaris milimeter, dia lebih kurang 0.76 milimeter. Ha, nampak macam sikit je kan, tapi angka ni dah cukup penting untuk memastikan kad tu berfungsi dengan baik.Untuk bagi gambaran lagi jelas, cuba bayangkan duit syiling 10 sen. Kad kredit ni sebenarnya lagi nipis daripada duit syiling tu.

Jadi, walaupun dia nipis, tapi dia cukup kuat untuk tahan pakai harian.

Materials Contributing to Thickness

Ketebalan ni datangnya dari gabungan beberapa jenis bahan yang digunakan untuk buat kad kredit. Bahan utama yang selalu diguna adalah plastik PVC (Polyvinyl Chloride). PVC ni kuat, tahan lasak, dan boleh dicetak macam-macam benda kat atasnya. Selain PVC, kadang-kadang ada juga lapisan tambahan atau bahan lain yang dicampurkan untuk bagi kekuatan ekstra.Bahan-bahan ni disusun berlapis-lapis. Biasanya ada tiga lapisan utama:

  • Lapisan tengah yang lebih tebal, yang mana biasanya dicetak maklumat kad seperti nombor, nama, dan tarikh luput.
  • Dua lapisan luar yang lebih nipis, yang melindungi lapisan tengah dan permukaan kad.

Kombinasi bahan dan cara penyusunan lapisan ni lah yang menghasilkan ketebalan standard yang kita nampak tu.

Manufacturing Processes for Precise Dimensions

Proses pembuatan kad kredit ni memang canggih tau! Nak dapatkan ketebalan yang tepat ni, diorang guna mesin khas yang panggil ‘lamination machine’. Mesin ni akan panaskan dan tekan lapisan-lapisan plastik PVC tadi supaya bercantum jadi satu.Proses ni penting sangat:

  1. Pencetakan: Maklumat kad dicetak dulu kat lapisan plastik tengah.
  2. Laminasi: Lapisan-lapisan plastik ni disusun dan dimasukkan ke dalam mesin laminasi. Mesin ni guna haba dan tekanan yang terkawal untuk lekatkan semua lapisan. Ini memastikan ketebalan kad seragam dari hujung ke hujung.
  3. Pemotongan: Lepas dah siap laminasi, kad-kad ni akan dipotong mengikut saiz standard, selalunya guna mesin ‘die-cutting’ yang sangat presisi.
  4. Kemasan: Kad yang dah siap tu akan melalui proses kemasan akhir untuk pastikan permukaannya licin dan tak ada calar.

Setiap langkah ni dikawal rapi untuk pastikan setiap kad yang keluar dari kilang tu memang menepati piawaian ketebalan yang dah ditetapkan, iaitu sekitar 0.76 mm atau 0.03 inci.

Variations in Card Thickness

Wah, meskipun kelihatannya sama semua, ternyata ada sedikit perbedaan ketebalan kartu kredit itu, lho! Bukan cuma soal merk atau bank yang ngeluarin, tapi ada beberapa faktor lain yang bikin kartu kamu mungkin sedikit lebih tebal atau tipis dari yang lain. Yuk, kita bedah pelan-pelan biar makin paham!

Reasons for Thickness Variations

Jadi gini, kenapa sih ada perbedaan ketebalan? Itu semua tergantung dari bahan yang dipakai, teknologi cetak, dan fitur keamanan yang disematkan di kartu itu sendiri. Kadang-kadang, ada tambahan lapisan pelindung biar kartu makin awet, nah ini bisa nambahin ketebalan sedikit. Selain itu, beda negara juga kadang punya standar yang sedikit berbeda, tapi intinya sih biar kartu itu kuat dan fungsional.

Factors Affecting Card Thickness

Beberapa hal ini nih yang bisa bikin kartu kamu agak beda ketebalannya:

  • Material Kartu: Mayoritas kartu kredit itu terbuat dari PVC (Polyvinyl Chloride). Tapi, ada juga yang pakai bahan daur ulang atau campuran lain yang bisa sedikit memengaruhi ketebalan akhir.
  • Lapisan Tambahan: Untuk menambah daya tahan atau fitur keamanan, kadang ada lapisan tambahan di permukaan kartu, misalnya lapisan anti-gores atau lapisan hologram. Ini bisa bikin kartu jadi sedikit lebih tebal.
  • Teknologi Produksi: Proses pencetakan kartu yang berbeda antar produsen atau antar negara bisa menghasilkan ketebalan yang sedikit bervariasi.
  • Fitur Keamanan Tambahan: Kartu yang punya chip yang lebih menonjol atau fitur keamanan khusus lainnya mungkin dirancang sedikit berbeda.

Embossing and Thickness Perception

Nah, kalau soal emboss, ini yang bikin seru! Angka dan huruf yang timbul di kartu kredit itu bukan cuma buat gaya, tapi juga ada fungsinya. Walaupun secara keseluruhan kartu itu punya ketebalan standar, area yang ada emboss-nya itu jadi terasa lebih tebal di bagian itu. Ini karena proses penekanan yang membuat huruf dan angka jadi menonjol keluar dari permukaan kartu.

Jadi, kalau kamu raba, bagian emboss itu memang terasa lebih ‘naik’, tapi ini bukan berarti seluruh kartu jadi lebih tebal secara keseluruhan, ya. Cuma di area tertentu aja.

Comparison with Other Plastic Cards

Biar kebayang, yuk kita bandingin sama kartu lain yang sering kita pegang:

Kartu kredit itu punya ketebalan yang cukup konsisten karena standar industri perbankan yang ketat. Nah, kalau dibandingkan sama kartu lain:

  • Kartu Identitas (KTP/SIM): Biasanya, kartu identitas nasional seperti KTP atau SIM di Indonesia itu punya ketebalan yang mirip atau bahkan sedikit lebih tipis dari kartu kredit. Bahan dan proses pembuatannya mungkin sedikit berbeda, tapi masih dalam rentang ketebalan yang nyaman untuk dibawa-bawa.
  • Kartu Hadiah (Gift Cards): Kartu hadiah atau voucher belanja itu seringkali punya ketebalan yang sama persis dengan kartu kredit. Ini karena mereka juga menggunakan standar industri yang sama untuk kemudahan penggunaan di mesin pembaca kartu.
  • Kartu Anggota atau Kartu Diskon: Kartu-kartu semacam ini bisa bervariasi ketebalannya. Ada yang tipis banget kayak kertas karton tebal, ada juga yang dibuat dengan bahan yang lebih kokoh mirip kartu kredit. Semuanya tergantung dari kebijakan masing-masing perusahaan atau toko yang mengeluarkannya.

Jadi, intinya, kartu kredit itu dibuat dengan standar ketebalan yang cukup presisi biar nyaman dipakai dan awet, tapi tetap ada ruang untuk sedikit variasi tergantung bahan dan teknologi yang digunakan.

Measurement and Precision

Nah, kalo nak tau pasti seberapa tebal kartu kredit kau, ado cara-nyo jugo! Bukan cuma tebak-tebak be, tapi make alat yang akurat biar yakin nian. Ini penting biar kartu kau tu pas nian samo standar, dak kebesaran pulo dak kekecilan.

Nak ngukur ketebalan kartu kredit tu ado beberapa metode yang biso dipakai. Yang paling umum dan paling akurat tu biaso make alat ukur khusus. Kito nak bahas caro ngukur yang pas, biar dak salah paham.

Methods for Accurately Measuring Card Thickness, How thick is a credit card in inches

Untuk mendapatkan ukuran yang paling tepat, alat ukur yang sensitif dan presisi sangat dibutuhkan. Ini memastikan bahwa perbedaan sekecil apapun dapat terdeteksi. Alat-alat ini dirancang untuk pengukuran dimensi yang sangat kecil dengan toleransi yang minim.

  • Digital Caliper: Ini adalah alat yang paling sering direkomendasikan untuk pengukuran yang akurat. Caliper digital menampilkan pengukuran dalam bentuk angka digital yang mudah dibaca, seringkali hingga ketelitian 0.01 mm.
  • Micrometer: Alat ini bahkan lebih presisi daripada caliper, biasanya digunakan dalam aplikasi manufaktur atau laboratorium yang membutuhkan tingkat akurasi sangat tinggi. Micrometer dapat mengukur hingga 0.001 mm.
  • Gauge Blocks (untuk kalibrasi): Meskipun bukan alat ukur langsung untuk kartu, gauge blocks digunakan untuk memastikan keakuratan alat ukur itu sendiri.

Procedure for Verifying Your Own Credit Card’s Thickness

Nak tau kartu kredit kau tu tebalnyo pas dak? Gampang kok! Cukup siapin alat ukur yang pas terus ikuti langkah-langkah sederhana ini. Dijamin kau biso cek sendiri di rumah.

  1. Pastikan kartu kredit Anda bersih dari debu atau kotoran yang bisa mengganggu pengukuran.
  2. Buka rahang caliper atau micrometer secukupnya untuk menampung kartu.
  3. Tempatkan kartu kredit di antara rahang alat ukur.
  4. Tutup rahang secara perlahan hingga menyentuh kedua sisi kartu dengan lembut. Jangan ditekan terlalu keras agar kartu tidak tertekan atau berubah bentuk.
  5. Baca angka yang tertera pada layar digital caliper atau skala micrometer.
  6. Catat hasil pengukuran Anda. Ulangi pengukuran beberapa kali di bagian kartu yang berbeda untuk memastikan konsistensi.

Organizing the Steps for Using a Caliper to Measure Card Thickness

Menggunakan caliper untuk mengukur ketebalan kartu kredit itu simpel nian. Kito tinggal ngikutin urutan langkah-langkah yang teratur biar hasilnya akurat. Ini dia urutannyo:

  1. Nyalakan caliper digital Anda atau pastikan caliper analog dalam posisi nol.
  2. Geser rahang caliper hingga terbuka sedikit lebih lebar dari perkiraan ketebalan kartu kredit.
  3. Posisikan kartu kredit secara tegak lurus di antara rahang caliper.
  4. Perlahan-lahan, gerakkan salah satu rahang caliper hingga menyentuh permukaan kartu dengan lembut. Pastikan kedua sisi kartu bersentuhan merata dengan rahang.
  5. Jika menggunakan caliper digital, baca angka yang muncul di layar. Jika menggunakan caliper analog, baca skala utama dan vernier.
  6. Ulangi pengukuran di beberapa titik berbeda pada kartu (misalnya, di dekat tepi dan di tengah) untuk mendapatkan gambaran rata-rata ketebalan.

Interpreting Measurements if a Card’s Thickness Deviates from the Norm

Nah, kalo hasil ukurannyo tu beda samo yang biaso, jangan panik dulu! Ado artinya jugo kalo ketebalan kartu kau tu dak pas samo standar. Ini biso jadi pertanda ado sesuatu.

Standar ketebalan kartu kredit internasional, seperti ISO/IEC 7810, menetapkan ketebalan nominal sebesar 0.76 mm (atau 30 mil). Deviasi dari angka ini, meskipun kecil, dapat memengaruhi cara kartu dibaca oleh mesin pembaca atau bagaimana kartu terasa di dompet.

Jika hasil pengukuran Anda:

  • Lebih tipis dari 0.76 mm: Kartu mungkin terasa lebih lentur dan rentan terhadap kerusakan atau patah. Mesin pembaca kartu mungkin mengalami kesulitan membaca data jika sensornya terlalu sensitif terhadap ketebalan standar. Ini bisa terjadi pada kartu yang sudah tua dan aus, atau kartu yang dicetak dengan material yang kurang berkualitas.
  • Lebih tebal dari 0.76 mm: Kartu mungkin terasa lebih kaku dan bisa jadi sulit dimasukkan ke dalam slot kartu yang sempit, seperti pada mesin ATM atau mesin parkir. Mesin pembaca yang dirancang untuk ketebalan standar mungkin tidak dapat memproses kartu yang terlalu tebal dengan benar, menyebabkan penolakan atau pembacaan yang salah.

Dalam kasus deviasi yang signifikan, ini bisa menjadi indikasi bahwa kartu tersebut mungkin bukan kartu standar yang dikeluarkan oleh bank atau lembaga keuangan yang sah, atau kartu tersebut telah mengalami deformasi fisik. Sebagian besar mesin pembaca kartu memiliki toleransi kecil, namun penyimpangan yang besar dapat menyebabkan masalah fungsional.

Did you know a credit card is typically around 0.03 inches thick? It’s fascinating how something so thin, when you think about does zip check credit , can hold so much financial power! This standard thickness ensures they fit perfectly in wallets, ready for your next purchase, a testament to their convenient design.

Functional Implications of Thickness

Adoi, sembang pasal ketebalan kad kredit ni memang macam-macam hal rupanya! Bukan setakat nak cantik ja, tapi ketebalan standard tu ada fungsi penting dia. Ni nak cerita pasal macam mana ketebalan tu buat kad kita ni serasi dengan mesin-mesin canggih tu, lagi-lagi kalau nak buat bayaran ke apa.Ketebalan yang konsisten tu ibarat kunci utama supaya semua benda berjalan lancar. Kalau tak sama, habislah mesin nak baca, nak proses, semua jadi kelam-kabut.

Bayangkanlah kalau setiap kad lain-lain nipisnya, macam mana nak buat sistem automatik yang boleh harap? Memang tak boleh jadi lah! Jadi, ketebalan ni sebenarnya dah dipikirkan betul-betul oleh jurutera untuk bagi kad kita ni tahan lasak, tak mudah patah, tapi masih boleh lentur sikit masa guna.

Compatibility with Card Readers and ATMs

Aiyo, pasal ni lah paling penting! Ketebalan kad kredit yang standard tu, lebih kurang 0.76 milimeter (mm) atau 30 mil (thousandths of an inch), memang direka khas supaya muat dengan kemas dalam slot kad dekat mesin juruwang automatik (ATM) dan juga mesin pembaca kad (card reader) dekat kedai-kedai. Kalau kad tu terlalu tebal, memang takkan boleh masuk langsung, kan? Kalau terlalu nipis pulak, takut tersangkut atau rosak dekat dalam mesin tu.

Jadi, ketebalan yang dah ditetapkan ni memastikan kad tu boleh digerakkan dengan lancar masuk dan keluar dari slot mesin tanpa masalah.

The standard credit card thickness of 0.76 mm is a critical design element for seamless integration with automated transaction devices.

Automated Processing Systems

Bukan setakat nak masuk mesin ja, tapi ketebalan yang seragam tu jugak penting untuk kelancaran sistem pemprosesan automatik. Bayangkan beribu-ribu transaksi berlaku setiap hari. Mesin-mesin ni semua kena kenal kad kita dengan cepat dan tepat. Kalau ketebalan kad tu berbeza-beza, sistem pengesan (sensor) dekat mesin tu mungkin tak dapat baca dengan betul. Ini boleh menyebabkan kesilapan dalam pengenalan kad, transaksi gagal, atau lagi teruk, data kad jadi tak betul.

Jadi, ketebalan yang sama rata tu memastikan setiap kad dapat diproses dengan cekap dan tanpa ralat oleh sistem.

Durability and Flexibility

Adoi, nak guna kad ni lama kan? Jadi, ketebalan kad kredit tu jugak memainkan peranan penting dalam ketahanan dan kelenturan dia. Material yang digunakan, selalunya PVC (polyvinyl chloride), dicampur dengan lapisan lain, dan ketebalan ni dah dikira supaya kad tu cukup kuat untuk tahan lasak dalam poket atau dompet kita seharian. Dia tak mudah patah kalau kita bengkokkan sikit, tapi dia jugak tak terlalu keras sampai rasa macam nak patah kalau tersalah pegang.

Fleksibiliti ni penting supaya kad tu selesa digunakan dan tak cepat rosak walaupun selalu dikeluarkan masuk dari dompet atau mesin.

Engineering Considerations

Ha, ini cerita pasal macam mana jurutera ni berfikir! Pembentukan ketebalan kad kredit ni bukan dibuat main-main. Ia adalah hasil daripada kajian dan ujian yang teliti. Para jurutera dah mempertimbangkan banyak faktor:

  • Standardisasi ISO: International Organization for Standardization (ISO) telah menetapkan piawaian untuk kad kredit, termasuk dimensinya. Ketebalan 0.76 mm adalah sebahagian daripada piawaian antarabangsa ini untuk memastikan keserasian global.
  • Ketahanan Material: Pemilihan material seperti PVC dan ketebalan yang sesuai dipilih untuk memberikan keseimbangan antara ketahanan fizikal dan keupayaan untuk dibentuk dan dicetak dengan maklumat.
  • Teknologi Pengeluaran: Ketebalan ini juga dipengaruhi oleh teknologi pengeluaran kad yang sedia ada, memastikan ia boleh dihasilkan secara pukal dengan kos yang berpatutan dan kualiti yang konsisten.
  • Ergonomi Penggunaan: Ketebalan yang selesa untuk dipegang dan dimasukkan ke dalam peranti juga diambil kira. Ia tidak terlalu tebal sehingga menyukarkan, dan tidak terlalu nipis sehingga terasa rapuh.

Semua ni diambil kira supaya kad yang kita pegang hari-hari tu bukan saja nampak cantik, tapi jugak berfungsi dengan baik dan tahan lama.

Visualizing Credit Card Thickness: How Thick Is A Credit Card In Inches

How Thick Is A Credit Card In Inches Explained

Nah, kawan-kawan Palembang, setelah kita ngobrolin soal ketebalan kartu kredit ini dalam inci dan berbagai faktor yang memengaruhinya, sekarang mari kita coba bayangkan betapa tipisnya sih kartu kesayangan kita ini biar makin kebayang ya! Kadang kita pegang terus lupa saking tipisnya, hehe.Biar lebih gampang dibayangin, coba deh kita bandingkan dengan benda-benda yang sering kita jumpai sehari-hari. Kartu kredit itu memang didesain tipis banget, lho, biar nyaman dibawa dan disimpan.

Rasanya pas di genggaman, gak bikin dompet jadi gembul, dan gampang diselipin di sela-sela barang lainnya.

Perbandingan dengan Benda Sehari-hari

Untuk memberikan gambaran yang lebih nyata, mari kita lihat perbandingan ketebalan kartu kredit dengan beberapa benda umum yang mungkin ada di sekitar kita. Ini akan membantu kita memahami betapa rampingnya kartu kredit itu.

Bayangkan selembar kartu kredit itu kira-kira setebal:

  • Dua helai rambut manusia yang disambung ujungnya.
  • Tebalnya sebuah helai kertas HVS standar, tapi ini dua lembar yang ditumpuk.
  • Ketebalan kulit luar dari sebutir beras.
  • Sedikit lebih tebal dari selembar plastik pembungkus makanan yang tipis.

Deskripsi Detail Ketebalan Kartu Kredit

Sekarang, mari kita deskripsikan lebih detail lagi ketebalan kartu kredit ini. Kita akan menekankan betapa tipisnya profil kartu ini dalam berbagai konteks.

Kartu kredit standar memiliki ketebalan yang konsisten, dirancang agar pas dengan slot kartu di berbagai perangkat dan tempat penyimpanan. Ketebalan ini bukan sembarangan dipilih, tapi melalui proses rekayasa yang matang agar fungsional dan efisien. Rasanya saat dipegang itu ringan, nyaris tak terasa menambah beban. Saat dimasukkan ke dalam dompet, ia akan menyatu dengan kartu-kartu lain tanpa membuat dompet menggembung secara signifikan.

Proses memasukkan dan mengeluarkan kartu pun terasa lancar, tidak seret atau malah terlalu longgar.

Perasaan Saat Memegang dan Menyimpan Kartu Kredit

Ketebalan kartu kredit sangat memengaruhi pengalaman penggunaannya, mulai dari cara kita memegangnya hingga bagaimana kartu itu disimpan.

Saat dipegang, kartu kredit terasa halus dan kokoh, namun sangat ramping. Jempol dan jari telunjuk bisa dengan mudah mengapitnya tanpa merasa terbebani. Kehalusan permukaannya, ditambah ketebalannya yang presisi, memberikan kesan premium. Ketika kartu ini diselipkan ke dalam slot kartu di mesin ATM atau terminal pembayaran, prosesnya terasa mulus. Begitu juga saat dimasukkan ke dalam kompartemen kartu di dompet.

Kartu-kartu ini akan tersusun rapi, dan Anda bisa dengan mudah mengambil kartu yang diinginkan tanpa kesulitan. Bayangkan saja, Anda bisa membawa belasan kartu sekaligus di dompet Anda tanpa terlihat terlalu tebal, itu semua berkat ketebalan kartu yang optimal.

Perbandingan dengan Tumpukan Kertas

Untuk memberikan gambaran yang lebih konkret lagi, mari kita bandingkan ketebalan kartu kredit dengan tumpukan beberapa lembar kertas umum yang sering kita gunakan.

Tebal kartu kredit standar, yang berkisar 0.76 mm atau sekitar 0.03 inci, dapat dibandingkan dengan tumpukan kertas sebagai berikut:

Jumlah Lembar Kertas HVS (80 gsm) Perkiraan Tebal Tumpukan Perbandingan dengan Kartu Kredit
2 lembar ~0.18 mm Lebih tipis dari kartu kredit
3 lembar ~0.27 mm Lebih tipis dari kartu kredit
4 lembar ~0.36 mm Lebih tipis dari kartu kredit
5 lembar ~0.45 mm Lebih tipis dari kartu kredit
6 lembar ~0.54 mm Lebih tipis dari kartu kredit
7 lembar ~0.63 mm Lebih tipis dari kartu kredit
8 lembar ~0.72 mm Sangat mendekati ketebalan kartu kredit
9 lembar ~0.81 mm Sedikit lebih tebal dari kartu kredit

Dari tabel di atas, kita bisa lihat bahwa ketebalan kartu kredit itu kira-kira setara dengan tumpukan 8 hingga 9 lembar kertas HVS standar. Jadi, membayangkan satu kartu kredit itu seperti delapan lembar kertas yang ditumpuk, tapi dengan bahan yang jauh lebih kuat dan kaku. Keren, kan?

Ultimate Conclusion

So, there you have it – the humble credit card is a marvel of precise engineering, with its standard thickness playing a crucial role in its functionality, durability, and universal compatibility. Whether it’s sliding smoothly into a reader or feeling just right in your hand, that seemingly small dimension is a testament to thoughtful design. Next time you pull out your card, you’ll know there’s a lot more to its thickness than meets the eye.

Popular Questions

What’s the standard thickness of a credit card in millimeters?

The standard thickness for most credit cards is around 0.76 millimeters.

How does that millimeter measurement convert to inches?

0.76 millimeters converts to approximately 0.03 inches, which is super thin!

Are all credit cards made of the same plastic?

Most credit cards are made from PVC (polyvinyl chloride), though some might use other plastics or composite materials for specific features.

Does the raised lettering (embossing) change the overall thickness?

The embossing makes certain parts of the card thicker, but the overall base thickness of the card material itself remains consistent.

How can I measure my credit card’s thickness accurately?

The best way is to use a digital caliper. Just place the card between the jaws and read the measurement.

Why is the thickness so important for card readers?

Consistent thickness ensures the card can be fed through card readers and ATMs without jamming or misreading.

Can a credit card be too thick or too thin?

Yes, if it deviates too much from the standard, it can cause problems with processing machines and even affect its durability.